Selasa, 10 November 2015

Suami Hebat itu Yang Setia kepada Istrinya

Kulihat serang laki-laki sedang menunggui seorang wanita yang terbaring lemah disalah satu bangsal rumah sakit, memang benar wanita itu adalah istrinya. Dari wajahnya terlihat lebih tua daripada suaminya, rambutnya sudah terlihat beruban. Kusapa laki-laki tersebut, langsung dibalas dengan senyuman tulus dan lepas seolah dia tidak mempunyai masalah atau beban hidup. Lalu dia bercerita mengenai kondisi istrinya yang tidak perlu diberikan tindakan serius dari dokter, perasaan lega juga tersirat dari pandangan matanya. Sesekali istrinya memanggil-manggil dengan suara yang tidak jelas, dengan sabar laki-laki tersebut menjawab pertanyaan-pertanyanan si istri. Aku sendiripun tidak tahu apa yang dikatakan wanita itu karena memang dia sudah tidak bisa bicara dengan suara lantang dan jelas seperti orang sehat, yaaa yang aku tahu memang istrinya ada gangguan di syarafnya sehingga sulit berbicara dan mengingat. Denganku awalnya dia tahu, tapi setelah beberapa menit dia lupa lalu harus bertanya kepada suaminya, "mas, itu sapa?", dia bertanya sambil menunjuk ke arahku. Dengan sabar laki-laki tersebut menjelaskan.

Sengaja aku tidak buru-buru pulang karena aku harus membantu menjaga wanita itu selama suaminya pergi keluar sebentar untuk sholat atau mandi. Selain itu juga menunggu saudara yang lain untuk datang menjemputnya karena sudah diperbolehkan pulang oleh dokter. Yaaa memang laki-laki dan wanita tersebut masih saudara sepupuku. Melihat pemandangan di depanku aku bisa merasakan keikhlasan di wajah sepupuku, yang dengan sabar dan ikhlas merawat istrinya di rumah sakit. Bahkan aku sering mendengar dari saudara yang lain jika istrinya di rumah tidak bisa mengerjakan pekerjaan seorang istri karena sakit-sakitan. Dia tidak pernah merasakan masakan si istri, tidak pernah mendengar suara manja si istri, tidak pernah merasakan pijatan tangan si istri, dan tidak pernah merasakan bagaimana menjadi seorang bapak. Memang sepupuku ini tidak memiliki anak. Bahkan jika ada saudara yang mempunyai hajatan, Dia tidak bisa membawa istrinya untuk ikut berkumpul atau bertemu dengan saudara-saudara yang lain. Betapa mirisnya hati jika melihat orang lain datang dengan membawa anak atau istri mereka, mereka bisa tertawa lepas, mereka bisa dengan sesuka hati menghabiskan waktu di tempat saudara yang mempunyai hajatan tersebut. Namun tidak untuk dia, dia datang atau pergi hanya sebentar, sisanya menghabiskan waktu untuk merawat istrinya di rumah.

Sesekali orang tua dan saudara-saudara yang lain mengatakan jika dia punya istri tetapi yang ada dia melah merawat bayi tua yang sakit-sakitan. Tapi dia tidak pernah mendengarkan perkataan orang lain walaupun pasti didalam hatinya juga sedih melihat kondisi istrinya. Dia bisa saja mencari istri lain, yang sehat, lebih muda, lebih cantik yang bisa melayaninya sebagaimana tugas istri kepada suami. Namun tidak dia lakukan, dia tetap setia dengan istrinya walapun begitu keadaanya. Lalu atas dasar apa dia mampu bertahan? Harta? Tentu bukan karena istrinya bukanlah orang kaya yang mempunyai jabatan tinggi atau pekerjaan mapan. Anak? Tentu bukan lagi. Memang inilah yang disebut "CINTA" tidak mengenal lelah, waktu, usia dan tidak melihat kekurangan. Dan karena Nya yang Maha Sempurna dia mengikhlaskan diri untuk merawat istrinya dengan sabar.... 

Semoga Allah membalas semua yang kau berikan untuk istrimu, mungkin tidak di dunia tetapi di surgaNya kelak... Aminnnn

Biarkanlah Dia yang Mengatur

7 bulan sudah aku mengarungi hidupku ini dengan status "ISTRI". Bukan aku tidak bahagia justru aku merasa sangat bahagia ternyata sesorang yang slama ini aku cintai pada akhirnya menikahiku dan memberikan seluruh hatinya untukku. Namun perasaan cemas menggelayuti hatiku dikarenakan sampai sekarang aku belum juga hamil. Setiap kali mendengar teman yang baru-baru menikah sudah hamil perasaan cemas ini semakin menjadi-jadi, suamikupun kadang menjadi pelampiasaanku, marah atau sedih. entahlah perasaan itu bercampur aduk. Bahkan aku dengan tidak secara langsung menyalahkan suamiku karena belum hamil, yaaa karena kami jarak jauh dan itu yang membuat kami jarang bertemu. Dengan sabar suamiku menasehati, namun aku yang dasarnya keras justru menbantah nasehat-nasehatnya, tidak jarang suamiku menjadi marah. Aku tak menyalahkan suamiku yang demikian karena memang ini adalah salahku. Melihat orang lain kenapa dengan mudahnya bisa langsung hamil meskipun usia pernikahannya belum ada satu bulan. Pikiran macam-macam pun tidak jarang muncul dalam benakku, sehingga aku sering ngotot kepada suamiku untuk diantarkan ke dokter. Pernah aku memaksa suamiku untuk mengantarkanku ke dokter kandungan ternama di kotaku. Seperti pada umumnya dokter, disana harus mendaftar dan mengantri dulu. Nomer antriankupun dipanggil, saat ditanya sudah berapa lama menikah akupun mejawab 4 bulan (aku pergi kedokter saat usia pernikahanku 4 bulan). Dokternya justru menertawakan kami, karena usia pernikahan kami baru seumur jagung sudah buru-buru memiliki anak. Dokter menyarankan kami ikut program hamil namun gagal, mungkin karena aku terlalu kelelahan karena harus pergi ke kota perantauan suami.

Banyak sekali yang menasehatiku agar tidak terlalu berharap dan menginginkannya karena akan berdampak pada psikis yang justru membuat susah untuk hamil. "gak usah buru-buru mbak belum ada satu tahun nikmati dululah waktu kalian untuk berdua kemana-mana bebas, nanti kalo sudah ada anak susah lhoo mau berduaan sama suami bahkan mungkin malah gak bisa", ini adalah sepenggal nasehat-nasehat temanku. Tetapi susah untukku melakukan itu karena perasaan ingin semakin kuat mencekram hasratku. Sampai kadang aku lupa jika "ANAK" adalah titipan yang Maha Kuasa dan karena campur tanganNya semua itu bisa terjadi. yaaaa aku melupakan itu.... Tetapi beruntungnya aku, aku bertemu dengan seorang teman, dia menyarankan kepadaku agar aku lebih mendekatkan diri kepada Nya. Memasrahkan semuanya kepadaNya.

Seiring berjalannya waktu aku merasakan ketenangan setelah mengikuti saran temanku. Aku mulai berfikir yang luas tentang hidup ini dan tentang titipanNya. Keinginan ingin segera memiliki anak mulai berkurang namun masih muncul sekali dua kali. Kini aku mulai berfikir positif, mungkin Allah sedang memberikan waktu agar kami masih bisa bersenang-senang berdua, pacaran, jalan-jalan berdua agar semakin kuat rasa saling menyayangi dan saling membutuhkan satu sama lain. Dan Allah tahu jika dia memberikan anak untuk sekarang justru akan membebankan kami karena kondisi suami yang masih mempunyai tanggungan untuk keluarganya. Allah sedang mempersiapkam titipanNya kepada kami sebaik mungkin dan memberikannya diwaktu yang tepat. Membiarkan Dialah yang mengatur ini semua karena Dia jauh lebih mengetahui.. Aminnnn  

Jumat, 06 November 2015

Skenario Tuhan yang Indah

Aku sibuk mengutak-atik HP jadulku menyibukkan diri karena merasakan kebosanan hubunganku dengan seorang laki-laki. Yah bosan karena aku tidak sanggup lagi menjalani hubungan jarak jauh yang membuat kami setahun sekali bertemu karena dia harus menjalankan tugasnya demi negara, yah dia seorang tentara. Aku ingin lepas namun masih ada perasaan menganjal untuk melepaskannya. Aku pun mulai mencati-cari seorang teman baru melalui facebook. Akhirnya ku temukan satu akun yang bernamakan Arief Rachman Seal. Aku mencoba membuka profilnya yang seorang tentara juga dan membuka foto-fotonya.. "hhhmmmm lumayan", gumamku dalam hati. Tanpa berpikir panjang aku menambahkan teman dengan harapan akan segera diterima sehingga bisa saling berkenalan. Sayang, lama ku tunggu tidak ada respon. Akhirnya aku melupakan toh tidak kenal juga tidak rugi tidak di ACC.

Aku ingat waktu itu bulan April 2012, aku menjalani hari-hariku seperti pada umumnya mahasiswa, yahh waktu itu aku masih kuliah masih berpenampilan ala kadarnya karena uang saku selalu pas-pasan untuk bisa merubah diri jadi fashionable. Aku salah satu tipe orang yang aktif di facebook tanpa aku lewatkan sehari tanpa membukanya. Kulihat ada pemeritahuan di dinding facebook tanpa disangka sebuah akun menerima permintaan pertemanan ku, yang tidak lain adalah akun yang aku tambahkan beberapa hari yang lalu. Tanpa berpikir aku langsung melancarkan aksiku, memang menurut beberapa teman aku ini pintar kalau mengeebet cowok. Namun biarpun seperti itu aku tetap menjunjung tinggi kehormatanku sebagai seorang perempuan. Kutuliskan ucapan terimakasih di dinding facebooknya, selang beberapa menit dia membalasnya sampai pada akhirnya kita berbasa basi saling menyapa dan berkenalan dan terakhir dia meminta nomer HP ku. Fix, akhirnya aku mempunyai teman baru. "Step pertama sukses" kataku dalam hati. Obrolan kami berpindah melalui sms hingga akupun melupakan hubunganku dengan laki-laki yang jauh di pulau orang. Akhirnya seorang laki-laki yang berstatus pacarku merasa bosan juga, dengan berat hati ia memutuskan untuk berpisah , tanpa pikir panjang aku mengiyakan karena aku sendiri juga sudah tidak bisa bertahan. Aku resmi menjadi jomblo dan bebas untuk berteman dengan siapapun termasuk dengan teman maya ku yang aku panggil Kak Arif.

Sebelum aku melancarkan aksi berikutnya, aku mulai mencari tau bagaimana sosok seorang kak Arif. Ku buka, kulihat dan kubaca tulisan-tulisannya di dinding facebook, aku langsung bisa menyimpulkan, "ternyata dia termasuk cowok playboy", pikirku, ku barengi dengan senyum "tapi jangan sebut aku Ika kalo aku tidak bisa menjinakkan", ungkapan sombong yang menggelayuti isi hatiku. Kulanjutkan hari-hariku dengan aktifitas sms dengan kak Arif, "dialah yang aku cari", pikiran bodoh dan terburu-buru untuk memutuskan.

Karena sebagai seorang tentara yang bertugas di kota surabaya, jika ada waktu libur sesekali pulang ke kota kami, yaa kota magelang. Seperti dengan laki-laki pada umumnya, dia mengajak ketemuan agar pertemanan kami bukanlah sebatas di dunia maya saja, aku setujui permintaannya. Tak butuh waktu lama untuk menuju tempat janjian yaahh di alun-alun kota magelang disanalah tempat pertama kali aku bertemu dan melihat sosok sebenarnya dari kak Arif. Biarpun aku pintar mengambil hati teman laki-laki, aku termasuk penakut jika bertemu dengan laki-laki yang belum benar-benar aku kenal karena pikiranku terlalu berfantasi dengan hal-hal kriminal. Akupun mengajak seorang teman untuk menemani. Setelah berbincang-bincang panjang lebar dan gak penting hanya untuk menunjukkan jika aku seorang yang asyik demi aksi selanjutnya. Kami pun memutuskan pulang dan mengakhiri pertemuan pertama kali. Dalam perjalanan pulang kerumah aku meminta pendapat temanku mengenai kak Arif. "dia dewasa, baik, hhmmm lumayan ganteng", kata temanku yang semakin memantapkan aku untuk mendekatinya lebih lagi. Hari berikutnya karena masih libur, kak Arif mengajakku bertemu hanya sekedar jalan-jalan, aku menyetujuinya dengan syarat aku mengajak seorang teman. Namun dia menolaknya. Akupun tidak mau kalah akal, aku beralasan untuk mengenalkan temanku karena sebelumnya dia pernah bercerita sedang mencari pacar. Tetapi jawabannya mengejutkan, dia sudah mempunyai pacar di surabaya. Mendengar jawabannya aku kecewa karena ternyata ditengah-tengah pertemanan kami dia juga mendekati perempuan lain dan tidak bercerita denganku. Hati kecilku tidak mau menyerah akhirnya aku menyetujui untuk jalan-jalan berdua. Karena dasarnya penakut, pikiran-pikiran tentang kriminal menderu otakku, "jangan-jangan dia punya niat gak baik nanti aku diculik,diperkosa, dimutilasi lalu motorku dibawa kabur", oh tidak akhirnya aku meminta teman-temanku untuk standby siap-siap meluncur jika hal-hal buruk terjadi. Memang ini pikiran-pikiran gila tetapi demi keselamatan aku harus memegang teguh. Setelah jalan-jalan kerumah hantu, makan, ngobrol-ngobrol akhirnya kita memutuskan untuk pulang. Dari pertemuan yang kedua aku menyimpulkan dia beda dari laki-laki lain yang selama ini pernah aku temui. Dia bukan tipe laki-laki yang memuji-muji perempuan. Karena dia sudah punya pacar aku memutuskan untuk berteman biasa saja dan tinggal mengikuti arus.

Mungkin Tuhan sudah menakdirkan, tiba-tiba tak butuh waktu lama dia bercerita bahwa pacarnya memutuskan berpisah karena tidak kuat jika ditinggal layar, yaah karena kak Arif ini memang Angkatan Laut sebagai pelaut jadi mau gak mau harus berlayar berbulan-bulan. Perasaan senang pun menguatkanku karena ada peluang. Kami lebih semakin dekat dan aksi-aksiku menjadi cewek asyik mulai kuluncurkan lagi. Hingga akhirnya dia mengajakku bertemu karena dia sedang libur. Aku iyakan ajakannya, kali ini kami bertemu di halte depan Armada karena aku kebetulan sedang mngisi libur kuliahku dengan bekerja. Pertemuan singkat ini tetapi mngesankan, kenapa tidak? dia adalah satu-satunya laki-laki yang menolakku ketika aku mengajukan sebuah permintaan. Memang sepele karena aku hanya meminta mencari tempat yang nyaman untuk mengobrol. Dari penolaknnya aku semakin tertantang untuk bisa membuatnya jatuh hati denganku.

Akupun selalu memancing-mancing dia agar merasa cemburu, namun selalu ditanggapi biasa saja dan harus kulakukan berkali-kali agar di respon. Tapi memang dia tidak pernah menaruh hati akupun tidak mau putus asa. Keinginan ku semakin kuat untuk bisa membuatnya berkata "mau gak kamu jadi pacarku?". Tepat Tanggal 30 Agustus 2012 setelah beberapa bulan kami berteman, aku bercerita bahwa ada mantan pacarku yang mengajak menjalin hubungan lagi denganku, tetapi aku binggung karena tidak yakin jika dia tidak akan mengulangi kesalahan yang dulu. Kak Arif menyarankan untuk menolaknya dan memberikan alasan bahwa aku sudah punya pacar. Aku masih beralasan jika aku sudah berpisah dengan pacarku dan dia tau karena mencari tau dari teman dekatku. Tidak aku pikir ucapan kak arif selanjutnya membuatku tercenggang dan agak kecewa "ya sudah kalo begitu aku saja yang jadi pacar kamu" . Aku tidak langsung menanggapi karena menurutku konyol aku diminta jadi pacarnya hanya lewat sms seolah dia sama sekali tidak serius. Tetapi dalam hati bergumam  "kena kan kamu". Akhirnya aku meminta waktu untuk berfikir dulu namun tanggapannya sangat mengecewakannya lagi karena dia tidak akan meminta kedua kalinya. Aku binggung kalau langsung aku iyakan takut dia mengecapku perempuan murahan tetapi jika tidak diterima ini kesempatanku karena inilah yang aku tunggu2. Tanggal 31 Agustus 2012, dengan kecewa aku menjawab iya karena aku tidak yakin dia akan serius seperti yang lain yang berani ingin langsung melamarku. Dia hanya menganggap aku selingan daripada tidak punya pacar. Hingga akhirnya aku memasrahkan kepada Tuhan, jika dia berniat memainkanku dan menyakitiku itu urusan dia dengan Tuhan namun aku tulus dengan dia tidak ada perasaan ingin menyakitinya. Aku memegang teguh semua itu.

Waktupun berjalan, aku hanya mengikuti arus mau seperti apa dan dibawa kemana hubungan ini, aku hanya mengikuti saja.  Dan tidak ada bantahan-bantahan ketika aku mendapat perlakuan2 yang mnegecewakan seperti merubah diriku yang sebenarnya, karena aku tidak tahu kenapa aku begitu menginginkannya, menghormatinya, dan menyayanginya sehingga apa yang aku lakukan dulu dengan pacarku yang masih suka lirik sana sini tidak pernah kulakukan semenjak aku menjalin hubungan dengan kak Arif. Menurutku dia laki-laki sempurna yang selama ini hanya bermain di imajinasi ku saja. Dan aku merasa menjadi perempuan beruntung ketika aku berjalan disampingnya. Walaupun aku merasa dia belum serius denganku dan masih mencari-cari perempuan lain yang jauh lebih baik dari aku. Tetapi aku mengabaikannya dan mempercayainya saja. Apalagi kami jarak jauh namun bagiku ini mudah karena sebelumnya aku sudah pernah mengalaminya, dengan kak Arif jika tidak sibuk dia bisa pulang sebulan sekali paling lama kami tidak bertemu 3 bulan karena dia harus berlayar.

Proses demi proses kami lewati tidak mudah untuk membuat kak Arif mantap memilihku. Aku harus meyakinkan berulang-ulang untuk membuat keputusan. Sampai pada akhirnya dia memutuskan untuk serius dan mengajakku bertunangan, yahh tepat dihari uang tahunku 23 Desember 2013 dia menghadiahkan kado spesial yaitu bertunangan disaksikan keluarga besar kami. Akhirnya satu tiket melangkah serius kini kudapati dari Kak Arif.

Bukan semakin baik-baik saja hubungan kami malah justru semakin ada masalah yang muncul. Dia mulai mengatur dan memprotectku, segala sesuatu harus atas persetujuannnya, tetapi aku merasa senang karena dia telah berubah tidak seperti sebelumnya, dia menunjukkan jika aku ini berharga untuknya. Saat aku mendapati dia belum terbuka denganku mengenai akun facebook nya, dia tidak pernah membiarkanku membukanya sementara dia bebas membuka tutup facebook ku dengan alasan tidak suka dengan caraku berteman dengan banyak laki-laki. Begitu penasarannya aku mencoba membuka facebooknya dengan mengcopy alamat email yang tertera di profilnya dan mengira-mengira passwordnya. Beberapa kali gagal, aku tetap tidak mau menyerah hingga akhirnya aku berhasil membuka dengan mengira-ngira password yang tepat. Kubaca satu persatu ternyata banyak sekali yang dia sembunyikan selama berpacaran, berkenalan dan merayu perempuan-perempuan lain. bahkan berhubungan dengan mantannya lagi. Luluh lantah hatiku tetapi aku mencoba berfikir positif ketika aku melihat tanggal setelah kami bertunangan tidak ada aktivitas apapun dengan perempuan-perempuan lain adapun itu hanya say hello saja. Namun tetap saja membuatku ragu untuk melanjutkan hubungan ini. Aku berpikir kembali hubungan ini bukanlah hubungan yang main-main jika aku menyerah bukan hanya aku saja yang malu tetapi keluarga besar kami. Aku kembali pasrah mengikuti takdir Nya.

Satu setengah tahun dalam ikatan bertunangan kami memutuskun untuk melangkah ke jenjang selanjutnya, yaa menikah... Dalam perjalanan menuju gerbang hidup baru, keseriusan kami benar-benar diuji,  segala sesuatu yang kami pikirkan tidak pernah sefaham dan seprinsip. Tidak jarang beradu mulut untuk memepertahankan keinginan masing-masing. Namun dia selalu mengalah mengikuti mauku. Benar-benar tidak mudah karena aku hampir menyerah dan berfikir seribu kali untuk melanjutkkan tapi "CINTA" yang menguatkan kami untuk tetap bertahan dan membutuhkan satu sama lain.

Tepat tanggal 26 April 2015 dimana hari bahagia kami justru membuatku ingin marah, karena mahar yang dia buat dan harganya tidak murah sama sekali tidak bisa diabadikan, namun dengan besar hati aku harus mengabaikannya. Tepat pukul 07.00 WIB dia mengucapkan dengan lantang "Saya terima nikah dan kawinnya Ika Mulyaningsih binti ......... dengan mas kawin......... dibayar tunai!!! SAH!!!" setelah 2 kali akhirnya para saksi mengesahkan. Sejak saat itu aku resmi menyandang status istri dan kak arif resmi menyandang status suami. Perasaan bahagia lega menyelimuti hati kami terlebih aku melihat wajah laki-laki yang sudah sah menjadi suamiku terlihat bahagia sekali.

Dari Perjalanan yang kami lalui aku belajar tentang kesabaran, kesabaran untuk mendapatkan sesuatu dan menyerahkan kepada Tuhan karena Dia sudah mengatur dengan sebaik mungkin dan memberikan tepat pada waktunya. Sebagai hambaNya hanya bisa berdoa dan berusaha. Skenario Tuhan benar-benar indah pada waktunya. Terimakasih Tuhan telah memberikanku suami yang bertanggung jawab dan selalu berusaha membahagiakan istrinya, Dan terimakasih suamiku untuk cinta, keikhlasan menerima aku dengan kekuranganku dan kesabaran dalam membimbing aku.....

Kamis, 05 November 2015

Kesenangan ataupun Kesusahan adalah Ujian

Kadang aku merasa binggung dengan orang yang bisa tega tak mau membantu orang lain, yang jelas jelas orang tersebut masih saudara sendiri, satu ayah dan satu ibu. Tidak ada hati nuranikah kah mereka? Hanya demi sebuah kekayaan mereka rela menyakiti orang yang selama ini turut andil bersusah payah memperjuangkannya. Apakah tidak pernah berfikir jika posisi orang lain suatu saat nanti berbanding terbalik kepada mereka. Saat saudara sendiri ingin bangkit dari keterpurukannya, mengentaskan ketidakberdayaan yang selama ini mengelilinginya seolah merasa takut jika nanti akan menyainginya. Takutkah jika membantu dan orang lain merasa senang?? Atau justru merasakan ada kepuasaan ketika melihat orang lain slalu kesulitan? atau irikah mereka jika melihat orang lain bisa mengenggam kesuksesan?  Toh pada akhirnya kita semua akan kembali kepada Nya hanya dengan selembar kain putih. Tak ada pertanyaan sebesar apakah rumahmu dengan dihiasi jejeran mobil yang berjumlah berapa?? Tentu tidak bukan, namun hanya akan berjumpa dengan pertanyaan bagaimana amalan-amalan ketika di dunia.

Sungguh miris ketika melihat orang merasa angkuh ketika meraih kesenangan tanpa berfikir darimana asal usul kesenangan tersebut.  Lupakah mereka?? Hanya Dia yang Maha Tau bagaimana hati setiap hambaNya. Namun sungguh amat disayangkan melihat mereka yang pada kenyataannya paham benar mengenai agama melupakan jika kita hidup tidak hanya berhubungan dengan Yang Maha Kuasa saja, tetapi berhubungan dengan sesama dan lingkungan. Lebih mengutamakan kepuasaan atas materi untuk memenuhi kesenangannya daripada membantu saudara yang benar-benar membutuhkan.Sungguh amat menyedihkan.....

ketika kita mengemis-ngemis bantuan orang lain namun penolakanlah yang diterima, bukan Allah tidak suka dengan kita tetapi justru Dia menyayangi kita dengan memberikan rasa sakit dan kesulitan agar kita berjuang keras dan lebih menghargai proses menuju kesuksesan tersebut, dan pada saat  meraihnya, tidak menjadi orang yang sombong, lebih bisa menghargai orang yang berada di bawah saat berada di atas. Maka dibalik itu semua beruntunglah kita daripada orang-orang yang tidak pernah merasakan sakit, sulit, susah... karena senang ataupun susah adalah ujian....

Rabu, 09 September 2015

suka duka menjadi istri tentara

Tentara??? Seorang laki-laki berseragam doreng berdiri gagah menenteng senjata. Seperti itulah yang dibayangkan jika menemui kata "tentara". Pastilah bangga yaa kalo seorang laki-laki bisa berprofesi tersebut bahkan mungkin merasa menjadi laki-laki sempurna. Yaahh secara untuk mengenakan seragam tersebut tidak mudah, harus mengikuti seleksi inilah itulah dan tidak semua orang bisa. Kalo diri sendirinya bangga bagaimana dengan pasangannya?? Berhubung saya seorang istri tentara saya akan mencurahkan bagaimana suka duka menjadi istri tentara. Oh yes, disini suami saya hanya anggota biasa bukan pejabat bukan perwira. :)

Sapa sih yang gak bangga kalo dipacari cowo berseragam doreng??  Gagah??? Iyaa, tampak cool?? Iyaa, laki?? Banget, mapan??? Jelas, punya duit??? Jelas...Emang sih gak semua cewe suka tapi gak menutup fakta banyak yang suka dari rakyat biasa sampe artis. Iya kan gaes??? Saking bangganya  kalo pacaran harus dan wajib pasang poto profil sang pacar berseragam di sosmed. Bahkan pernah saya lihat jalan-jalan di mall sama pacar masih pake seragam. Saya juga gak munafik saya juga lakuin itu eits tapi bukan yang jalan di mall itu yaa. Biar apa??? Biar semua orang tau sapa cowo kita "ini lhoo pacarku seorang anggota TNI". Dan pasti ada perasaan seneng-seneng gimana gitu kalo ditanya sama temen, |cowo kamu angkatan ya? |iya|. Hahahaha
Rasanya itu sukses gitu bikin orang ngiri.. Hehehehe. Awal2 pacaran saya memang sempat merasakan itu, bangga cerita ke temen-temen mengenai cowo saya yang lagi upacaralah, giat apalah itulah, layar ke pulau inilah itulah.
Emang sih kalo lagi pacaran sebagai cewe cuma tau yang enak-enak aja klo pacaran sama tentara. Uda serasa dunia milik berdua aja yang lain nyewa, dan berasa jadi cewe paling perfect. Waktu pacaran sampe menikah saya dan suami LDRan dan pulang tidak pasti kalo lagi selo bisa seminggu sekali, dua minggu sekali, satu bulan sekali bahkan bisa 3 bulan sekali. Berhubung suami kembarannya popeye waktu pacaran saya sering ditinggal layar jadi si abang jarang pulang. Paling lama ditinggal 3 bulan karena kapalnya harus layar di beberapa tempat luar jawa. Kalo tidak ketemu itu hal biasa, di sini nih yang bikin kadang galau.. Karna apa gaeess??? Yup yang namanya layar pasti di laut dan bukan rahasia umum lagi gak ada yang bangun tower disitu. Otomatis gak bisa berkomunikasi sama sekali. Itu berlangsung sekitar 4 sampe 5 hari, bayangin aja gimana rasanya gak dihubungi padahal itu lagi anget2nya gaess, berbunga2 karena awal pacaran. Tapi itu tidak menciutkan nyali saya untuk tetap bertahan. Sesekali merengek dan dibalas dengan gombalan2nya dan kata2 yang buat adem.. "Iya sayang, sabar yaa nanti kalo pulang pasti langsung menemui kamu, maafin aq yaa yang gak bisa menemani kamu setiap saat". Sapa yang gak speechless digituin coba...

Sampe akhirnya setelah perjalanan panjang (next time saya rieview perjalanan cinta saya dan suami). Finally inilah awal kehidupan yang sebenarnya dari seorang tentara. Kita memutuskan menikah bulan april 2015 kemarin. Eittss buat menikah dengan si abang ini gak mudah gaess gak kayak umumnya datang KUA, daftar, bayar (buat yang datengin penghulu kerumah dan diluar jam kerja kalo di KUA nya gratis),ikut penyuluhan, nunggu tanggal maenya. Gak se simple itu gaess..... Untuk menjadi istri tentara ada istilah menikah dinas dulu sebelum ke KUA jika tidak KUA bakal menolak mentah2, kata lainnya minta ijin ke dinasnya calon suami. Minta ijinnya pun gak se simple ngurus KTP gaess. Butuh waktu sekitar 1 bulan kurang lebih dan ada urut-urutannya untuk dilegalkan surat ijin tersebut. First, ngurus dulu surat2 yang dibutuhkan seperti pas foto yang beraneka ukurannya, KK, KTP, ijazah, akte lahir, buat SKCK diri sendiri dan orang tua dsb itu harus difotokopi seabrek dan dilegalisir. Bayangin itu awalnya aja uda ribet gitu padahal saya paling males kalo harus datengi kantor2 yang bersangkutan. Second, Setelah selesei si abang ngurus2 surat semacam surat pengantar, persetujuan dari satuannya untuk memulai perjuangan untuk menuju KUA. Third, semua surat pengantar selesei di tanda tangani ortu, diri saya sendiri, dan si abang barulah saya ikut ke kantor untuk menghadap ke pejabat2. Pasti gak asing ditelinga kita kalo calon istri tentara dicek juga kesehatannya dan harus masih virgin, yup itu bener waktu itu saya benar2 dicek ke virginan nya. Saya dengan mulus menyelesaikannya dan hasilnya tidak ada masalah karena Alhamdulillah saya mampu menjaga kehormatan dan kepercayaan orang tua. After that, perjalanan selanjutnya menemui pejabat2 untuk diberi wejangan2. Ditengah2 perjalanan saya merasa cape dan lelah karena untuk bertemu pejabat yang bersangkutan harus menyesuaikan waktunya selo atau tidak. Tetapi si abang slalu memotivasi saya sampe akhirnya semuanya dapat terselesaikan.

Urusan dinas selesai barulah mngurus di KUA seperti pada umumnya. Saya melihat orang2 yang datang dengan calonnya masing2. Tidak seperti saya yang hanya diantar bapak ato adek. Saat itu saya semakin tau gak mudah untuk menjadi istri tentara. Karena keharusan dinas si abang tidak bisa seperti calon2 yang lain. Yahh saya tidak bisa mengelak lagi karena dari awal si abang sudah menjelaskan risiko jika menjadi istrinya. Sampai akhirnya datang waktu yang telah ditentukan untuk melegalkan istilah pacaran kami. Dan saya sah menjadi istri. Dan barulah saya sadar apa yang saya pikir mudah waktu pacaran itu hanya semu. Saya harus ikhlas di nomor duakan karena yang menjadi prioritas adalah dinasnya, saya tidak bisa egois menuntut suami harus selalu ada setiap saat. Dan kata mapan pada seorang tentara itu tidak bisa menjadikan kaya jika mengandalkan gajinya tetapi hanya saja cukup dan dijamin tidak akan kelaparan.

Dibalik itu semua saya sangat bersyukur karena tidak semuanya seberuntung saya, yang hanya bertemu setahun sekali karena suami tugas di tempat yang jauh. Bahkan ada yang bertugas ditempat yang tidak setiap saat terjamah sinyal hp dan harus menunggu ada sinyal untuk menghubungi keluarganya. Sementara saya bisa bertemu seminggu sekali atau dua minggu sekali. Dan saya bersyukur dengan gaji yang tidak bisa menjadikan kaya, suami saya slalu berusaha menjadi suami yang baik yang bertanggung jawab, slalu berusaha memberikan apa yang saya mau dan saya butuhkan..

Berhubung sudah pegel itulah cerita saya yaahhhh......

Selasa, 08 September 2015

Yuk nge-Make Up simple

Haiii gaess... Blog baru kudu bin wajib rajin ngepos sebanyak2nya... Hahahahaha. Kali ini gue ceilaahh gue??? Aiishh jangan kaget lah bayangin aja si udin penyok kalo ngom0ng "gue lu" kurang lebih persis kayak gitu lah..

Oke men yo yo yooo kali ini gue bakal ngerieview soal make up yang sering gue pake, recently banyak yang bilang gue sekarang pinter dandan, ya iyalah dulukan gue anti banget yang namanya dandan.. Dulu kan eke maco cintt.... Hahahahaha

Sebelumnya gue bener gak kenal sama yang namanya eyeliner dan apalah apalahnya itu. kenapa gue mau dandan?? yup yang tak lain dan tak salah lagi faktor utamanya gara-gara seorang makhluk yang biasa disebut cowo. itu cowo nuntut gue buat bisa dandan, bayangin aja coy gimana rasanya yang pasti kesiksa banget kan?? sesuatu yang gue rasa freak dan gak pengen gue tahu, gue harus tau dan bisa... but it's oke gara-gara virus cinta gue iyain aja ketimbang cowo gue meleng ke cewe lain.. hahahahahaha. Toh juga dimodalin, ini nih yang gue suka dari cowo gue waktu itu, dia berani nyuruh dan berani modalin.. hehehehehe..

Oke now kita ngomongin make up yang sering gue pake sajo, tapi sebelumya gue tunjukkan penampakan gue yang satu ini.
Nah itu sebelum dan sesudah berevolusi. Oke deh langsung cap cus aja, pertama-tama gue selalu pake pelembab dulu sebelum mendempul muka gue. Sebenernya pelembabnya tetep gue pake sehari-hari biarpun gak dandan biar apa guys biar tetep menjaga kelembaban kulit dan menutrisi kulit. Pelembab yang gue pake yang murah, terjangkau untuk semua kalangan, and gampang dicari.Ini dia pelembab citra pink orchid.
Next step, gue poles dengan bedak tabur marck's. Bedak ini menurut gue ringan, murah meriah dan yang pasti tidak mengandung bahan-bahan yang berbahaya karena diproduksi oleh perusahaan yang notabene memproduksi obat-obatan. untuk bedak ini gue pilih yang creme karena warnanya yang pas ketimbang yang lainnya.
After that gue poleskan lagi bedak padat dari sariayu, gue tetep pilih yang ringan karena kulit gue sensitif. Gue lupa bedaknya jenis yang mana, hehhehhehe eittsss tenang aja gue tetep ngasih penampakannya. 
Oh ya kenapa gue mendempul muka dengan dua bedak yang berbeda?? Seperti yang aq bilang kulit muka gue ini terlalu sensitif sissttt gampang berjerawat jadi dengan modal coba-coba walhasil not bad.. bedak mark's gue fungsikan untuk melindungi muka gue dari bedak padat so muka gue hanya akan berjamahaan sama bedak mark's tesebut. So mau ditampol bedak apapun tetep aman, tapi gue tetep pada prinsip mencari bedak padat yang ringan namun tetep nampol sempurna di muka. finally gue ketemu dengan bedak sariayu tersebut yang berSPF 15 sajoo.. hehehehe

Oh ya untuk harga teteplah gue memegang teguh kata "murah", harganya lupa gue tapi yang pasti dibawah 50ribu.

Urusan tampol menampol wajah selesei gue mulai menjamah alis, yaahhh mau gak mau gue harus melukis alis gue yang bener-bener tipis supaya perfoma gue meningkat.. hahaha. Disini gue pake pensil alis dari inez yang berwarna darkbrown. Gue emang sengaja memilih pensil alis warna ini karena terlalu sangar kalo gue pake pensil alis warna hitam. Tapi tetep jiwa coba-coba gue gak luntur, gue nekatin beli pensil alis warna hitam but belum gue coba. kapan-kapan gue rieview deh kalo uda gue coba. Oke balik lagi ke neng inez, menurut gue pensil alis ini pas banget warnanya gak coklat kemerah-merahan karena selama ini tiap gue beli pensil alis warna brown, tiap gue aplikasikan ke alis yang ada berubah warna menjadi kemerah-merahan but untuk neng inez ini jempol dah,.. .
wahahahahaha saking empuknya nih pensil alis makanya cepet habis gaesss... but it's no problem lah.. Untuk soal harga kali ini gue keblinger deh, harganya mahal cintttt 30ribu kurang lebihnya. tapi buat perfomanya bener-bener memuaskan, not dissapointed.So biarpun mahal tetep rela deh buat ngebelinya.

Tarrraaa akhirnya tiba buat mengoyangkan kuas si kecil dari may be line dikelopak mata gue.. yup eyeliner.. menurut gue ini bagian paling susah dan harus hati-hati biar gak beleber kemana-mana. Bahkan saat mengaplikasikan si imut ini gue harus bener2 konsentrasi sampe gak sadar gue sering ngowoh saking menikmatinya.. hahahahahahah
Dari sekian banyak gue berkenalan dengan eyeliner dari yang berbranded sampe yang murah meriah, gue kecantol sama si imut ini, Kuasnya kecil gampang diajak bergoyang dikelopak mata, mau tebel ato tipis it's oke no problem. Soal harga prinsip gue diporak porandakan sama si doi, gue harus meng-eksekusi uang 28ribu dari dompet gue. Tapi ada harga ada rupalah... Untuk ketahanannya dengan air emang gak juara kalo digosok-gosok. Ya iyalah dimana-mana eyeliner juga ilang kali ah kalo digosok-gosok. Buat si imut ini tetap bertahan biarpun kena air, gak luntur asal jangan digesrek-gesrek kayak nyuci panci lu :)

Untuk maskaranya gue memilih dari pixy karena waktu itu lagi ngehits iklan pixy yang artisnya di sinetron tukang bubur naik haji, lupa dah gue namanya sapa.. untuk harganya gue bener-bener lupa tapi yang jelas dibawah 50ribu karena gue milih yang paling murah.. Hihihi once again memegang teguh kata yang bijak "murah".


Step terakhir dan ini bener-bener wajib supaya make up makin mempesona, mengalihkan dunia dan gak pucat.. eng ing engggggg... lipstik... yuhuuuu soal lipstik gue suka yang merah mencolok gitu kalo boso jowone abang mongah-mongah.. karena si merah ini membuat bibir gue makin seksi .. ceilahhhh yang bener dower kali ah.. hahahah
Untuk lipstik ini gue ada dua, actually ada banyak sih cuma yang mau gue bahas yang dua aja. Sama2 merah tapi ada perbedaanya sedikit saking sedikitnya upil semut aja kalah.. . emang pernah ada yang liat upil semut???? Yes sutralah gak usah dipikirin nanti malah jadi galau..
Untuk yang atas dari wardah longlasting yang nomor 09. Lipstik ini warnanya merah tapi agak merah tua. Sementara untuk yang bawah dari just miss nomor J-2, warnamya bener merah menyala cerah. lipstik ini biasanya dijual di toko aksesoris di supermarket tapi kalo di magelang masih langka kalaupun ada harganya lebih mahal karna gue pernah nyari di Artos Mall dan harganya bikin nglirik ke laki gue buat minta dibayarin tapi dasar gak peka jadi gue urungkan niat buat beli. Gue beli lipstik ini di strawberry di galeria mall jogja atas rekomendasi temen.
Dari dua-duanya gue suka semua biarpun agak berbeda warnanya tetep cetar waktu dipoles di bibir.
Untuk harga si wardah lah yang memimpin, harganya sekitar 30ribu dan untuk just miss hanya 13ribu. Dua2nya tetep tahan lama asal gak dijilat-jilat.. :)

Dan akhirnya selesai make up simple ala gue, dan untuk hasilnya bisa diliat seperti ini. Oh yes, ini emang sengaja gak pake blush on, eyeshadow dan apalah apalah yang lain gaesss...

Untuk make up seperti ini gue aplikasikan kalo untuk maen ato jalan-jalan sama laki-laki pujaan hati, ceillaahhh biar tetep keliatan mengkilat ini muka, lhohhhh...
Kalo untuk acara kondangan biasanya lebih cetarrr, gue bakal rieview next time ...

See You Gaessss........

Sabtu, 05 September 2015

maafkan anakmu ini.. .

Gimana sih kalo pas lagi jalan sama pasangan tiba-tiba mendadak gak mood gegara anything, something whateverlah apapun itu yg penting bikin mood kacau balau berasa diterpa badai, eettttdahh lebay amat... Ini nih aku alami lagi jalan2 sama pasangan yang notabene suami eke cintt... Si suami dikasih tau sama adek ipar eke kalo ibunya well mertua eke lah yaw habis jatuh dari motor otomatis si suami langsung gegana karena ee karena (#goyangg cintt lhoh malah dangdutan) dia sayang banget sama ibunya. Well sebelumnya suami gak langsung bilang ke eke, tiba2 waktu tancap gas eke pun gak tau mau ke mana, waktu ditanya cuma jawab kesana.. Okelah mending ngikut aja..

Setelah melalui jalan yang berliku berkelok2 naik turun gunung mencari kitab suci, lhoohhh kok jadi sun go kong si ketek sakti.. Hahahahahah oke balik ke lepi, setelah pertanyaan eke gak dijawab wal hasil si suami markir aja di depan apotik.. Binggung??iya.. . waktu ditanya beli apaan cuma jawab obat.. Anyway busway akhirnya eke tau mau beli apaan gara2 denger si yang empunya toko nanya cari obat apa. Dijawablah sama suami obat lecet.. Langsung dah tu eke cerobot sama pertanyaan yang bertubi2 sampe membabi buta, |obat buat siapa? |buat ibu| lhoh kenapa?| tadi pagi jatuh dari motor waktu nganterin fela (adeknye)| well speechless lah eke kasihan trus mikir yang gak2 yaahh secara eke pernah ngalami jatuh dari motor dan gimana rasanya biarpun cuma lecet2 tapi shocknya itu beroohhhhh......

Well, si yang empunya toko jumlahin itu berapa harga obatnya ternyata seharga 180 ribu langsung dah itu suami ngluarin ATM nya buat di gesek2.. And then after that kita cap cua melanjutkan perjalanan ke barat aiisshh apalah ini.. Kita on the way go home. Di jalan eke mikir2 dalam bener dah sampe2 eke mau meneteskan air mata #efek kebanyakan sinetron. Disaat itu juga eke speechless, yang tadinya nafsu makan tiba2 musnah hilang entah kemana perginya.. Tapi ini beneran pengen nangis berharap waktu itu ujan turun trus eke lari2 finally kesandung trus teriak sekenceng2nya. Hahahahaha imaginasi ketinggian kali ahh... Well Karna apa eke pengen nangis????  Eke envy berooooh waktu liat suami beliin obat buat nyokapnye dengan harga segitu. Bukan masalah harga ato duitnya gaess, tapi cara suami eke memperlakukan ibunya. Langsung jleb gaess eke inget babe sama emak di rumah, belum pernah eke seperti itu bahkan cuma beliin obat buat babe eke yang seharga 1500 kadang ngerasa sayang. Eke envy suami gue bisa seperti itu kenapa eke gak bisa??? Bener berasa banget jadi anak yang tidak tau diri mungkin anak paling jahat se indonesia raya merdeka eke kali yaa..hahh sesek bener berasa jadi penghianat, lhoh hubungannya apa coba??? hahahahaha. Tuhann bener2 berdosa saya, selama ini saya belum bisa bahagiakan orang tua justru saya malah slalu menyusahkan. Hiks hiks hiks... :'(.. Dalam hati eke berkata sedemikian rupa berooohhh sisttt.... Setiap kali liat suami,temen, ato orang lain yang gak dikenal bisa nyenengin orang tuanya hati eke iri banget coy.... #nyedot ingus dulu

Untuk emak babe...
Maafkan anakmu ini yang belum bisa bahagian kalian..
Maafkan anakmu ini yang slalu menyusahkan..
Maafkan anakmu ini yang belum bisa jadi anak yang berbakti malah justru kata2 kasar terucap dari mulut ini..
Maafkan anakmu ini yang belum bisa membalas setiap kesusahan kalian karenaku..
Mungkin beribu maaf yang terucap tidak bisa mengobati semua itu..
Maaf, maaf dan maaf...
 i love u more dad, mom.... thanks for everything you gave for me....